KOBIKU

Kopi Biji Kurma

Minggu, 11 November 2018

5 PEMANIS ALAMI PENGGANTI GULA YANG LEBIH SEHAT


Kopi biji kurma Kobiku terbukti dapat menjadi solusi penderita diabetes, hal ini dikarenakan kandungan biji kurma kaya akan mineral Magnesium. Menurut Amy Campbell, MS, RD, LDN, CDE, seorang ahli gizi menyatakan bahwa semakin banyak bukti ilmiah yang menunjukkan peran magnesium dalam membantu mencegah diabetes. Faktanya, orang yang mengkonsumsi makanan kaya mineral magnesium memiliki resiko lebih rendah terkena diabetes melitus. Mineral maagnesium dapat membantu mengontrol glukosa darah dengan turut mengatur sekresi insulin dari pankreas.

Berdasarkan kajian ilmiah yang mengatakan bahwa makanan atau suplemen magnesium akan membantu menurunkan gula darah, dengan bukti ilmiah bahwa orang yang mengalami diabetes melitus tidak terkontrol, cenderung memiliki tingkat magnesium yang rendah dalam darah mereka. Oleh karena itu, kebutuhan magnesium dibutuhkan untuk menjaga kestabilan kondisi gula darah.

Sedangkan bagi anda yang ingin menikmati rasa manis tapi berusaha menghindari risiko akibat asupan glukosa berlebih, kamu bisa mengganti gula (dari tebu) dengan pemanis lain yang punya indeks glikemik lebih rendah.  Indeks glikemik adalah skala ukur seberapa cepat karbohidrat yang dikonsumsi meningkatkan glukosa darah.
Rentang skalanya adalah 1-100. Jadi, makanan yang indeksnya masih di bawah 55 dianggap tak terlalu mempengaruhi gula darah dan produksi insulin dalam tubuh. Nah, berikut ini ada 7 pemanis mengganti gula yang bisa kamu gunakan.
1.    Madu

Madu dihasilkan dari sari bunga yang dikumpulkan lebah, ekstrak tersebut diubah dalam bentuk sirup sebagai bahan pangan koloni lebah. Rasanya yang manis membuat madu sering dijadikan pengganti gula.
Sebenarnya, jumlah kalori dalam madu lebih besar dari gula pasir. Bedanya, madu tak meningkatkan gula darah dalam waktu cepat. Kelebihan lainnya adalah kandungan vitamin B dan C yang baik untuk imunitas, serta potassium untuk meredakan sakit tenggorokan.

2.    Gula Aren


Kandungan karbohidrat dan kalori gula aren sama seperti gula pasir, dalam setiap sendok tehnya gula aren dan gula putih mengandung 16 kalori. Tapi tingkat sukrosanya 70-79 persen lebih rendah dibanding gula putih yakni 99-100 persen. 

3.    Sirup Jagung


Sirup jagung tinggi fruktosa ini banyak digunakan sebagai pemanis buatan dalam makanan olahan atau minuman kemasan. Di dalamnya banyak sekali kandungan glukosa. Beberapa glukosa mungkin akan diubah dengan bantuan enzim menjadi bentuk fruktosa. 
Meski bisa menjadi pengganti gula, penggunaan sirup jagung berlebihan juga tak disarankan. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sirup jagung tinggi fruktosa  berhubungan dengan obesitas dan masalah kesehatan lainnya, seperti penyakit jantung dan diabetes.

4.    Sirup Maple


Sirup ini merupakan ekstrak getah pohon maple. Satu sendok makan sirup maple murni mengandung 52 kalori dan 13,5 gram karbohidrat. Sekitar 12,4 gram kandungan karbohidrat itu merupakan sukrosa.
Jumlah sukrosa ini bahkan lebih sedikit dibanding madu. Selain itu, sirup maple juga mengandung zinc, magnesium, dan zat besi yang baik untuk ketahanan tubuh.

5.    Agave Nektar

Agave nektar punya banyak kelebihan dibanding gula. Di antaranya indeks glikemik rendah dan bisa mengurangi sensitivitas insulin (tidak meningkatkan gula darah secara cepat). Pasalnya, agave nektar punya kandungan fruktosa lebih banyak daripada gula.
Proses pembuatan agave nektar memerlukan waktu lebih lama. Sirup ini dihasilkan dari tanaman yang sama dengan tequila, lalu harus melalui serangkaian proses agar karbohidrat bisa dipecah jadi gula. Jumlah kalorinya hampir sama dengan madu, bedanya agave nektar tidak mengandung antioksidan.


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Followers

KOBIKU UNTA. Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates

Blogroll

Popular Posts

Blogger templates